Timing belt adalah suatu komponen dalam mesin mobil yang punya tugas mengatur kerja mesin yaitu menghubungkan putaran crankshaft ( penggerak piston ) dan putaran camshaft ( penggerak klep ) sesuai dengan firing order masing masing silinder.Komponen ini sewaktu- waktu bisa putus karena materialnya yang memang dibuat dalam kekuatan pada jangka waktu tertentu.Kapan saat putuspun sulit dideteksi oleh orang yang tak mengerti tentang mesin karena gejalanya tidak jelas dan tempatnya ada didalam mesin (tidak terlihat dari luar).Masih dekat dengan kerja timing belt ada lagi satu komponen yaitu bearing tensioner yang berfungsi menjaga kekencangan dari timing belt.Seorang mekanik yang berpengalaman biasanya dapat mendeteksi kerusakan yang terjadi pada komponen ini dengan mendengarkan suaranya saat mesin hidup.Untuk melihat tingkat kerusakannya kita harus melihat secara fisik dengan melepas komponen ini.Biasanya timing belt yang retak-retak bakalan putus dalam waktu dekat,jadi segeralah ganti bila ada indikasi seperti ini.
Gantilah timing belt paling lambat setiap 50.000 KM dan lakukanlah penggantian oleh mekanik yang ahli.Jangan coba-coba menggantinya sendiri jika anda tidak ahli dalam hal mesin atau tanyakan ke dealer mobil anda,saya sarankan juga untuk mengganti bearing tensionernya sekalian juga untuk menghindari 2 kali kerja yang tentunya tambah biaya.
Jika anda membeli mobil bekas ,segera ganti timing belt dengan yang baru terlebih dahulu sebelum anda mengoperasikan mobil tersebut.Mintalah yang genuine parts sehingga terjamin kualitas dan kekuatannya,jangan pilih yang harganya lebih murah tapi kualitas tidak terjamin,mendingan mahal tapi everlasting.(OS)
